Romance with your bias <3

kamu dan bias adalah sepasang kekasih yang baru saja menjalin hubungan kemarin :0 pada awalnya kamu selalu mengira bahwa cintamu bertepuk sebelah tangan. perlahan kau mulai melupakan perasaan itu karna tidak ada harapan bagimu. tetapi ternyata bias juga menyukaimu. dia menyukaimu sudah sejak lama, lebih lama dari kau menyukainya. walau awalnya hanya sebagai teman tapi lama-lama bias mulai menyimpan perasaan terhadapmu. kamu sampai saat ini masih tidak percaya dengan kejadian itu.

*FlashBack*
=di pantai=you : *turun dari mobil dan bersender* (nama bias)-ah , untuk apa kita kesini??bias: *bersender di mobil* hmmmm tidak, aku hanya ingin melihat sunset ๐Ÿ™‚ sudah lama aku tidak melihatnya. aku ingin melihatnya bersamamu. ๐Ÿ™‚

you : hahah XD kau memang sangat aneh (nama bias)-ah. aku rela meninggalkan tugas tugasku dan pergi bersamamu, tapi hanya untuk melihat itu *nunjuk matahari* ? ckckc kalau melihat ini saja, aku mah sering

bias : tapi kan kau tidak pernah melihatnya bersamaku? aku yakin jika kau melihatnya bersamaku perasaanya pasti akan beda.

you : hahahaha *tertawa* sunset tetap saja sunset (nama bias)-ah . apa yang membuatnya beda?

bias: (nama kamu)-ya..

you : *menengok* wae?

bias: aku tau kau menyukaiku.

you: *melotot* mwo? siapa? aku? *memalingkan pandangan* aniyoo, kau percaya diri sekali *berusaha tertawa* *menahan malu*

bias : aku tau itu, kau tidak bisa membohongiku (nama kamu)-ya ..

you : *wajahmu memerah*

bias : gwenchana jika kau menyukaiku ๐Ÿ™‚ itu bagus
you : mwo? kau ini .. bagus apanya??bias : ya itu bagus, *nengok ke kamu* itu akan menjadi peluang besar bagiku untuk mendapatkanmu.

you : *kaget* mwoo?? peluang besar untuk men-da-pat-kan-ku ?

bias : *menghadap ke kamu* ya, *memegang tangamu*

you : *panas dingin*

bias : (nama kamu)-ya , aku menyukaimu .. hmm anni aku tidak menyukaimu, tapi aku mencintaimu .. kau mau menerimaku kan?

you : *kaget* *masih panas dingin* jinjayo? kau.. benar benar menyukaiku?? apa buktinya??

bias: kau mau bukti? *tiba tiba wajah bias mendekat dan ..

CHU~~

dia mencium bibirmu hangat* *melepasnya* apakah sudah cukup? kau masih tidak percaya? saranghae (nama kamu)-ya

you : *langsung memeluknya* nado nado nado! nado saranghae ๐Ÿ™‚

bias : *membalas pelukanmu dengan erat* sudah kubilang jika kau melihat sunset denganku perasaanmu akan beda.

you : *melepas pelukanmu* hmmm.. ne, memang beda *tersenyum* *melihat matahari yang mulai tenggelam* (nama bias)-ah,, sudah gelap, sebaiknya kita pulang…

bias : ne chagiya.. kajja

you & bias : *masuk ke mobil dan langsung pergi melesat meninggalkan pantai*

*flashbak End*

=pagi hari=
you : *bangun tidur* haaaahhh, tidurku yang semalam sepertinya tidur yang paling indah. hmmm.. *senyum senyum gaje* pasti karna kejadian itu..eomma (ibumu) : (nama kamu) !!! cepat bangunn !! sekarang sudah jam berapa?? kau tidak kuliahh?? *teriak*

you : *sadar* ne eomma!! *teriak balik* …*langsung liat jam weker* AIGOOO!! aku telaatt!! *ngebantingย jam & kabur ke kamar mandi*

selesai mandi kamu langsung ke ruang makan dan melahap roti yang sudah disiapkan ibumu .

eomma: aigoo (nama kamu) !! kau harus sarapan yang benar, jangan tergesa gesa seperti itu..

you : aduhh eomma aku sudah telatt seharusnya aku sudah berangkat dri 15 menit yg lalu .. *ngomong sambil makan roti*
sudah ya eomma, appa aku berangkat dulu *ambil tas* *cium pipi eomma & appamu* anyeongg ..
*berlari meninggalkan rumah*

eomma : Hati hati! *teriak* hah anak itu sudah besar tapi masih saja seperti anak kecil

appa : sudah biarkan saja. *lanjutin makan*

=di halte=

you : aduhhh bus.. kau dimana.. aku sudah telaatt.. bus tolonglah aku.. jeball datanglahh busss *ngomong sendiri*

*tiba-tiba datang mobil yang sudah tidak asing bagimu dan berhenti di depanmu* *perlahan kaca mobil utu pun terbuka*

bias : hey (nama kamu)-ya !aissh kau ini .. kan sudah ku bilang hari ini aku akan berangkat bersamamu, drtdi aku menelponmu tapi tidak diangkat.. cepat naikk

you : *ngerogoh saku* mianhae (nama bias) handphoneku tertinggal .. *naik mobil* gomawo chagi kau sudah menyelamatkanku kajja ! aku sudah telatt

bias : haah kau ini, pasang sabukmu dulu..

dan mobil biasmu pun langsung melaju dengan kecepatan tinggi menuju kampusmu dan biasmu ..

skipp>>
=di kantin=you : *tampang lesu* *makan bakso*

bias : (nama kamu)-ya.. kenapa mukamu? lesu banget

you : *menghentikan makan* hmmmm.. apa yang dosen lakukan padamu tadi? saat kita telat?

bias: dosen? dia tidak melakukan apa apa .

you : mwwooo??? *kaget* haah sepertinya kau adalah namja paling beruntung di dunia ini.. yahh mungkin karna kau pintar jadi kau dianggap special

bias : hahaha XD *tertawa* memangnya apa yang dilakukan dosen padamu tadi?

you : aku dimarahi habis-habisan, terus disuruh ngerjain soal .. soalnya banyak banget lagi aaaaa hampir gila aku tadi -,-

bias : *tersedak saat minum* hahaha XD *ngakak gak berhenti*

#PLETAK ~~ tiba tiba kamu memukul kepalanya

bias : ahh.. appo.. -,- *ngelus ngelus kepala*

you : habisnya.. kau ini bagaimana sih aku sedang menderita begini malah diketawain -,- apa se-be-gi-tu lucunya ?? kau itu namjachinguku seharusnya kasih semangat-lah, nyuruh aku sabar-lah, apalah, ini malah.. ngetawain haaahh kau semakin membuatku menderita *ngoceh panjang lebar*

bias : haha *nahan tawa* mianhae chagii,, jeongmal mianhae chagi.. kalau kau marah nanti kecantikanmu akan hilanggg jebaall jangan marah .. *muka sedih (padahal acting)*

you : haah kau lebay (nama bias) -,-
sudahlah aku bosan disini, lebih baik kita pulang..

bias : hahah ,, baiklah kajja *narik tangan kamu*

dan kalian berdua pun meninggalkan kantin .

skipp>>

hari ini kau akan kencan dengan biasmu. tapi sepertinya biasmu tidak menepati janji.

you : *nelpon* yoboseyo chagi kau dimana?? katanya kau mau mengajakku pergi??

bias : mianhae chagi jeongmal mianhae aku tidak bisa pergi denganmu. aku lupa ada sahabatku, dia baru pulang dari amerika. aku sudah janji ingin bertemu dengannya. sebelum aku membuat janji denganmu, aku lupaa. mianhae.. lain kali saja ya? dia sudah menungguku. gwenchana??

you : *kesal* haahh kau ini, aku sudah berpakaian rapi begini tiba-tiba kau membatalkannya. ?? eoh? kau menyebalkan *menutup telpon tiba-tiba*

bias: mi… *terpotong* yobosseyo.. yoboseyo..?? aduh kenapa dimatikan..

kamu pun merasa kesal dengan bias karna lebih mementingkan sahabatnya sendiri dibandingkan kau. karna sudah berpakaian rapi akhirnya kau terpaksa pergi sendiri.

kamu berniat untuk mengunjungi restoran favoritmu. kamu berfikir dengan memakan makanan yang dihidangkan disana bisa menghilangkan sedikit kekesalanmu pada biasmu. tetapi saat kau memasukki restoran itu kau melihat seorang namja yang sangat kau kenali, ya, namja itu adalah biasmu. tetapi dia sedang duduk dengan seorang yeoja, dan yeoja itu sedang menggenggam tangan bias.

you : mwo? (nama bias) ? apa yang ia lakukan disini? … *melihat yeoja yang duduk di seberangnya.* *kaget* (nama bias) ?? *menutup mulut*

panggilanmu itu terdengar oleh bias dan bias langsung menoleh. melihat keberadaanmu, bias langsung kaget dan melepas genggaman yeoja itu.
karna kamu tidak kuat untuk melihatnya kamu langsung berlari meninggalkan restoran itu. dan disusul oleh bias .

kamu terus berlari. Berusaha untuk menghindari biasmu yang berusaha mengejarmu. Kamu hanya berlari tanpa arah tujuan. Kini kau mulai kelelahan, otot ototmu terasa sakit. Akhirnya dengan sigap kau menaiki bus yang sudah sedari tadi berada di halte. Dengan cara itu kau bisa menghindari kejaran biasmu. Bus pun pergi meninggalkanย tempat itu. Biasmu akhirnya menyerah dan hanya bisa melihat kepergianmu dan bus itu dari balik jendela kaca. Terlihat seorang yeoja yang sedang menahan tangis seakan-akan jika tidak ditahan tangisan itu akan meledak. Bias sangat merasa bersalah saat itu. Akhirnya bias berpikir untuk menyusulmu. Biaspun berlari kembali ke restoran tadi untuk mengambil mobilnya dan langsung menyusulmu. entah apa yang sedang dipikirkannya, bias mengendarai mobil itu menuju pantai. Bias berfikir dan sangat yakin kalau kau akan ada disana. Bias mengacuhkan semua yang ada disekitarnya, dia hanya memikirkan satu orang saja, yaitu kau. Nasib yeoja yang diakui sahabatnya itu pun entah bagaimana.

skip>>

=di pantai=

bias : *berlari kecil sambil meneriaki namamu* (nama kamu) !! (nama kamu) !! kau dimana??!!

disisi lain kamu sedang menyendiri dibalik batu besar di pesisir pantai. Sendiri, sambil menangis. Kau masih menahan tangisan itu walaupun akhirnya butiran bening itu tetap memaksa untuk keluar.terakhir kali kau kesini adalah ketika bias menyatakan perasannya dihadapanmu. Di waktu yang sama. Sebentar lagi matahari akan tenggelam dan kau masih duduk menyendiri merenungi semua yang kamu alami tadi siang.

you : *ngomong sendiri* aku memang pabbo! Pabbo! Pabbo! Aku memang yeoja paling pabbo! Hiks,, hikss, bisa bisanya aku menerima namja seperti dia. Seharusnya aku tidak menghilangkan niatku dulu untuk melupakannya. Seharusnya aku tidak menerimanya waktu itu, seharusnyaโ€ฆ

bias : (nama kamu)-ya ..

You : *menoleh* (nama bias) โ€ฆ

bias : *langsung memelukmu* mianhae chagi mianhae , jeongmal aku bisa jelaskan semua yang kau lihat tadi chagi,, kumoohon dengarkan aku dulu

you: *melepas pelukannya* aku sudah melihatnya (nama bias)-ah dengan mata kepalaku sendiri. Itu semua jelas dan itu semua.. tidak perlu ada penjelasan lagi *menangis*

bias : dia hanya seorang teman (nama kamu)-ya .. tidak lebih, kau tau kan aku hanya mencintaimu, aku tidak pernah membaginya dengan orang lain. Apa kau tidak percaya padaku??

you: *tangisanmu semakin menjadi* lantas.. kenapa yeoja itu mengenggam tanganmu (nama bias)-ah ?? waee?? Jika kau tidak menyukainya, seharusnya kau menolak perbuatan yeoja itu. Tapi kau.. kau hanya diam seakan akan kau..

bias : dia hanyalah seorang teman (nama kamu)-ya . dia menyukaiku. Sudah sejak lama. Bahkan sebelum kita bertemu. Entaah apa yang ada difikirannya sehingga dia.. tidak pernah mau melupakan aku. Dia pernah nekat bunuh diri karna aku, aku menolaknya.

you : *berhenti menangis* dddiiaa psycho ??

bias : bisa dibilang begitu, *menunduk* sejak kejadian itu ibunya selalu khawatir dan memaksaku untuk membiarkan apapun yang dia lakukan terhadapku. Ini semua agar dia tidak melakukan perbuatan yang aneh lagi. Dia sangat sensitive dengan perasaannya. Aku sudah bilang ke dia , aku tidak mencintainya bahkan menyukainya pun tidak.

you : apakah dia pergi ke amerika untuk berobat??

bias : ya, mungkin. Aku tidak memikirkan itu sejak ada kau. Sampai sekarang.

you : jika kau berbohong, kau akan menyesalinya (nama bias)-ah . kau sudah membuat hatiku luka hanya karna ini.

bias : aku tidak berbohong, aku jamin itu. Dengan hidupku.

you : *langsung meluk bias*

bias: *membalas pelukanmu sambil mencium keningmu*

you : *melihat

sunset ..

bias : *tersenyum* sunset itu sepertinya sunset terindah yang pernah ku lihat.

you : ya,, kau selalu bilang โ€œjika kau melihat sunset denganku perasaanmu akan beda.โ€ *tersenyum* sekarang aku baru tau arti sebenarnya.

tiba tiba

CHU~~ *bias mencium bibirmu hangat dan kamu pun membalasnya*

you : ini yang kedua kalinya kau menciumku saat sunset. Hha XD memalukan

bias : apanya yang memalukan? Bahkan aku bisa melakukan lebih dari itu jika kau mau. *senyum evil*

you : mwo? Apa kau bilang? Kau sudah mencuri dua kali masih mau nambah lagi?? Awas kau ya ..

bias *lari* ayo kejar aku..

you : *ikutan ngejar* aahh awas ya kauu , kalau kau kena akan ku habisi kau.. yaaakkk

akhirnya kalian kejar- kejaran (?) dipantai ditemani dengan pemandangan sunset yang sudah menyaksikan 2 kali kejadian indah. (?)

End~~
otthhokkee?? Endingnya ancur bangeet ini baru pertama kali ย bikin beginian..
RCL yaa ๐Ÿ™‚
follow juga : @arline__ gomawooo :*