[FF] Diary of Love (사랑의 일기) / Part 1

Author : Arlin Kansaputri (shin Hye-Rim)

Facebook : Arlin Kansaputri

Twitter : @Arline__

Blog : https://akansaparkrin.wordpress.com

 

Main Cast : Kyuhyun Super Junior a.k.a Cho Kyu Hyun

                          Arlin Kansaputri a.k.a Shin hye Rim

 

Sub Cast :      Unknown

Genre : Romance, Sad

Rating : PG

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE 😄 *ditabok Sparkyu

                        Super Junior milik ELF, tapi  Fanfiction ini hanya milik Hye-Rim    😄

Diary of Love (사랑의 일기) / Part 1

Seoul,
January 18th 2013

~~~

Hari ini aku bertemu seorang pria ^^
dia tampan sekali dan terlihat baik.
tapi wajahnya terlihat murung.
aku tak tau kenapa, ketika ku tanya, dia hanya menunduk seakan akan mengutuk dirinya sendiri.
aku jadi tidak tega.
aku juga sempat menyinggung perasaannya.
ini semua karna bis yang datang tidak tepat pada waktunya.
bahkan aku hampir saja telat memasuki kelasku.
ah~ aku jadi ingin bertemu dengannya lagi~ membayangkan ketampanannya saja, membuatku lupa akan segala hal…

-Shin Hye Rim-

~~~

Shin Hye Rim POV

    Pagi ini sangat cerah. Tidak seperti hari hari sebelumnya. Aku tak menyangka di musim hujan seperti ini, matahari masih berbaik hati memberikan sinarnya. Biasanya aku akan memasang wajah kusutku ketika aku harus berlari lari menerobos hujan hanya untuk pergi ke kampus. Tapi tidak untuk hari ini, sinar matahari yang cerah namun tidak terik itu seakan akan menggugah semangatku datang kembali.

   Aku masih duduk dengan manis di halte sambil menunggu kedatangan bus. sudah sejak tadi aku menunggu bus itu, tapi tak kunjung datang. Biasanya tidak seperti ini. Supir itu selalu tepat waktu mengantarku ke kampus yang cukup jauh dari sini. Suasana disini sangat hening dan kulihat ada seorang pria yang terlihat murung tengah duduk disampingku. Akupun berinisiatif untuk bertanya padanya, mungkin dia tau akan sesuatu.

“maaf.. apa kau tau berapa lama lagi bis itu muncul? ini sudah cukup lama.. dan tidak seperti biasanya.” tanyaku dengan sopan.

Sontak pria itu menoleh dan tersenyum tipis. senyumannya tipis tapi mampu mengalihkan perhatianku. Semenit yang lalu dia masih menundukkan kepalanya dan terlihat murung. Tapi semenit yang lalu juga ia bisa tersenyum manis padaku walaupun senyuman tipis yang kuyakini ia lakukan dengan terpaksa.

      “aku tidak tau.. mungkin sebentar lagi” jawabnya datar.

Lagi lagi dia tersenyum dan langsung memalingkan wajahnya dari hadapanku. Aku terdiam. Sepertinya aku pernah melihat senyuman itu, tapi dimana? kurasa aku tak pernah bertemu dengan pria ini sebelumnya sekalipun berkenalan dengannya. Aku merasa senyuman itu mengingatkanku pada seseorang.

Keheningan itu mulai muncul lagi. Aku mulai bosan. Kurasa aku yang harus memulai percakapan ini terlebih dahulu demi mencairkan suasana.

“errrr… apa yang kau lakukan disini? menunggu bis juga?” ucapku ragu.

Pria itu menoleh lagi. Ia tampak berfikir sejenak sebelum akhirnya menjawab pertanyaanku.

“aku sedang menunggu seseorang. tapi dia sepertinya tidak akan datang” jawabnya.

     Tidak akan datang? :/ apa maksudnya? siapa yang dia tunggu? apakah seorang gadis?. kasihan sekali dia, rela menunggu seseorang yang ia yakini tidak akan datang. Pasti pria ini pernah membuat kesalahan padanya.

“tidak akan datang? apa maksudmu? apakah orang itu adalah pacarmu?” tanyaku heran.

               “ya, dia tidak akan datang, dia sudah melupakanku. dan kau benar, dia adalah pacarku”

     Dugaanku benar. Orang yang dimaksud adalah gadis yang dicintainya sendiri. Rela menunggu orang yang sudah melupakannya? ini tidak masuk akal. Pasti dia sangat mencintai gadis itu sepenuh hati. Aku akan sangat merasa beruntung jika bisa memiliki pacar seperti dia.

“hmmmm… mungkin kau pernah menyakitinya sampai sampai dia meninggalkanmu dan melupakanmu” celetukku.

Kali ini aku benar benar tidak sopan. Mana mungkin aku bisa menanyakan masalah pribadinya sedangkan belum sama sekali mengenalnya.  Tapi beginilah aku. Aku tengah dilanda rasa penasaran saat ini. Dan kulihat wajahnya bertambah murung. Aku semakin mengutuk diriku sendiri atas kata kataku tadi.

“emmm.. maaf, mungkin… perkataanku tadi menyinggung persaanmu. sungguh, aku tidak bermaksud..” lanjutku seraya memohon maaf.

“tidak… kau benar, aku menyakitinya… tapi dia melupakanku bukan karna itu… melainkan karna…”

TIN…TIN
tiba-tiba bunyi klakson bis yang sangat khas terdengar  dan bis itu ternyata sudah berada dihadapanku. Aku membungkukkan badanku sejenak untuk pamit dengannya. Dan aku pun bergegas menghampiri pintu yang sudah terbuka sejak tadi. Aku sempat berhenti sejenak di ambang pintu dan berbalik untuk memastikan dia baik baik saja.

“kau yakin tidak mau naik?” tanyaku.

“tidak… aku masih mau menunggu” sahutnya.

ya, pria itu bisa dibilang keras kepala.

“hmmm.. baiklah”
“tapi sebaiknya, kau jangan terlalu memaksakan diri” lanjutku lagi dan kembali memasuki bis dan langsung duduk di kursi kosong.

Kulihat dari jendela kaca, dia mulai beranjak pergi meninggalkan halte yang sepi itu. Dan sekarang aku merasa sedikit lebih tenang. ternyata dia mendengarkan ku. dia memang tidak seharusnya memaksakan diri begitu.

***

Seoul,
January 19th 2013
~~~

sungguh ..
tuhan tidak adil..
sampai saat ini bahkan kau belum mengingat ku, hye rim ..
apa kau tau aku begitu cemas?
apa kau tau aku begitu lelah menunggumu ?
kapan kau akan kembali seperti yang dulu?
kapan kau akan menyadarinya, bahwa aku selalu berada disisimu setiap kau akan mengawali hari?
kau bahkan tidak mengenalku lagi, sama sekali.

-Cho Kyuhyun-

~~~
Cho Kyuhyun POV

Cuaca mendung dan awan gelap mulai menyelimuti kota seoul pagi ini. Aku datang lebih awal dari biasanya, masih ke halte dimana tempat satu satunya agar aku bisa bertemu dengannya, Shin hye Rim. Aku masih duduk terdiam di bangku kosong yang tersedia di tempat ini. keadaannya sangat sunyi, bagaikan halte yang sudah tidak pernah dikunjungi lagi. Sudah beberapa menit berlalu dan dia belum juga muncul, tak terasa titik titik air mulai membasahi jalanan yang terbentang jelas di hadapanku dan membuat hilir angin berhembus kencang.

“KYAAA!!! Hujannnn!!!!” teriak seorang gadis dari kejauhan. kesan manis semakin melekat pada dirinya yang saat ini tengah dibalut dress putih berwarna keunguan sambil membawa tas berukuran sedang. Dia tampak berlari kecil demi menghindari hujan yang mulai deras entah sejak kapan dan berhenti tepat dihadapanku. Dia tampak kelelahan dan menarik nafas panjang berulang kali.

“kau.. baik baik saja?” tanyaku mulai cemas setelah ia duduk tepat disampingku. sontak dia menoleh dan menatapku tak percaya.

“k k kau?!” ucapnya sambil menunjuk nunjuk wajahku.
“sejak kapan kau ada disini?!” lanjutnya lagi sambil menatapku bingung.

“sejak tadi… kau.. errrr.. terlihat basah” balasku sambil menatapnya dengan tatapan aneh.

Dua buah mata berwarna coklat miliknya terlihat bergerak ke arah tubuhnya sendiri yang sudah mulai basah dan raut wajahnya berubah kusut.

“ini semua karna hujan itu dan sialnya aku lupa membawa payung” cibirnya. Aku hanya bisa tersenyum tipis mendengar reaksinya yang seperti itu. Dia memang gadis yang sangat tidak menyukai ‘hujan’ bahkan terkadang rasa itu berubah menjadi sebuah kebencian ketika dia dihadapi suatu masalah yang berhubungan dengan hujan. Dan aku sudah terbiasa akan hal ini.

“kau bisa menggunakan payung ini jika kau mau” tawarku sambil menyodorkan payung berwarna putih yang sejak tadi berada di tanganku.

“eh apa kau yakin? kau tidak keberatan?”

“pakailah, ini pasti akan sangat berguna bagimu. aku tidak ingin melihatmu sakit” ucapku meyakinkan dan dijawab anggukan ringan darinya.

“baiklah.. terima kasih… eh namamu siapa? kita belum sempat berkenalan” ujarnya sambil menyodorkan tangan kanan halus miliknya itu.

“…Cho Kyuhyun…” balasku ragu dan spontan raut wajahnya berubah heran.

Shin Hye Rim POV

“…Cho Kyuhyun…”

Aku tersentak hebat saat mendengar nama itu. cho kyuhyun.. persis seperti pria yang selalu datang kedalam mimpiku. wajahnya, sifatnya, namanya… semuanya sama persis sepertinya dirinya. ini sangat aneh.

“hei, lalu siapa namamu?!” ucapannya membuyarkan lamunanku dan aku mulai menjawabnya ragu.

“k k kau… bisa panggil aku Shin Hye Rim”
“emmm maaf, sebaiknya aku duluan. … bis itu sudah menungguku” lanjutku lagi dan langsung bergegas meninggalkannya dengan raut wajah khawatir menuju bis yang sudah sejak tadi berada di sana. Dibalik kaca jendela aku melihat tubuhnya melemas dan wajahnya bertambah murung. Perasaanku semakin kacau dan dibalik itu semua sebuah tanda tanya besar mulai menghantui pikiranku.


To Be Continue~~
JEDARRRR 😄
gimana gimana? part 1 ini rada gak jelas karna author tiba tiba buntu ide u,u
hahah lanjut lagi ke Part 2 😀
don’t Be silent Readers! tolong hargai authornya ya^^ dan jangan lupa comment.
Don’t Copas juga oke! 😄

Iklan

3 thoughts on “[FF] Diary of Love (사랑의 일기) / Part 1

  1. lineeee!!!!! 😄

    maap aku lupa review. T3T
    But, I LOVE YOUR FIC. XDDDD
    walau masih ada beberapa typo tapi gak masalah soal itu. 😄 aku tunggu chap duanya. oh ya, jangan lupa kasih warningnya yah, kayako “oc,ooc dll” ya. :3

    KEEP WORKING!
    salam hangat
    sakura mi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s